Jumat, 15 Juli 2011

UNY Menuju World Class University

UNY adalah salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta yang telah mempersiapkan diri menuju universitas bertaraf internasional. Banyak langkah yang telah dicapai dalam mewujudkan World Class University ini, diataranya dengan membuka kelas internasional, mengadakan pelatihan dan workshop, student’s exchange yang diwujudkan dengan pengiriman mahasiswa ke Universiti Tun Hossen Onn Malaysia (UHTM), Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia, dan University of Sidney. Selain itu, juga diadakan berbagai pertemuan ilmiah internasional yang diselenggarakan oleh universitas dan hampir semua fakultas. Selain itu ada juga kunjungan dari luar negeri Sothern Cross University (Australia), USAID dan Ichi University serta sejumlah universitas lain.
Dalam menuju World Class University, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan antara lain:
  1. Niat yang kuat dan bulat dari segenap civitas akademika. Adanya niat bahwa UNY akan menuju WCU, perlu disosialisasikan keseluruh komponen universitas sehingga menimbulkan optimisme yang merupakan modal dasar dan landasan yang kokoh untuk melangkah lebih lanjut. Mempersatukan niat yang sama bukanlah hal mudah, karena akan ada banyak pendapat, ketidakoptimisan, keraguan dan bahkan cemoohan. Ini tantatangan besar yang harus dilalui dan dipecahkan.
  2. Mendefinisikan World Class University (WCU) dan dilanjutkan sosialisasi. Definisi WCU bukan hanya sekedar penggunaan Bahasa Inggris dalam sistem belajar-mengajar saja. Tentunya UNY menginginkan suatu WCU totalitas dari polapikir hingga tidakan nyata (action)(kurikulum: isi, metode dll). Banyak universitas yang menggunakan bahasa pengantar bahasa inggris, tetapi bukanlah suatu WCU, misalnya: Universitas di Philipina, di Zimbawe, di Afrika Selatan dll.. Penentuan definisi WCU dan sosialisasi definisi WCU ke seluruh ciwitas akademika dan ke masyarakat luas menjadikan wacana UNY menuju WCU akan membumi, dan bukan sekedar angan-angan.
  3. Menjabarkan definisi WCU dalam suatu program kerja yang terukur dalam batas waktu dan capaian tertentu, misalnya: tahunan ataupun 3 tahunan dll. Hal ini menjadikan wacana UNY menuju WCU menjadikan bertahap dan ke arah realita bukan hanya sekedar “lips service”. Walaupun mungkin anak cucu kita yang akan menikmati, tetapi kita harus memulainya. Minimal meletakkan dasar-dasar dan fondasi UNY menjadi suatu WCU.
  4. Dalam rangka menuju WCU, hendaknya membudidayakan segenap sumber daya, perangkat, dan sistem yang ada. Perlunya pembaharauan dan revisi sistem-sistem yang berbasis lokal, misalnya saja: penulisan dan ujian skripsi dimungkinkan dalam bahasa inggris, pembaharuan peraturan-peraturan kearah wacana internasional dll. Optimalisasi sumber daya manusia sangatlah mendesak untuk dilakukan. UNY memiliki profesor-profesor dan doktor-doktor sangat memadai dalam segi kualitas dan kuantitas. Optimalisasi sumber daya manusia dalam bidang profesional dan fungsional, bukan dalam bidang struktural. Suatu contoh: pengembangan profesor dan doktor yang ada melalui penelitian-penelitian yang bertaraf Internasional melalui grup-grup research sehingga akan menghasilkan karya-karya akademik berskala internasional dan menjadikan UNY menuju Research University. Pembimbingan staf-staf akademik yunior oleh staf akademik senior dalam bidang Tridarma PT (Pendidikan dan Pengajaran, Penenlitian, serta Pengabdian Masyarakat). Selama ini mayoritas gerakan penelitian bersifat insidental, serabutan dan sendiri-sendiri. Pembimbingan dosen senior terhadap dosen yunior belum berjalan baik (hanya sekedar formalitas) dan instan, bahkan terjadi kevakuman regenerasi.
  5. Peningkatan kerja sama antar universitas dari dalam maupun luar negeri serta dengan masyarakat. Kerjasama ini hendaknya bukan sekedar MoU belaka, tetapi disertai tindakan nyata, misalnya: pertukaran mahasiswa, pengiriman staf akademik, kerjasama research dll.
Dengan langkah- langkah di atas jika Tuhan menghendaki, maka UNY akan menjadi World Class University yang seutuhnya. Dan peran kita sebagai mahasiswa adalah salah satu 

  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • TwitThis

0 komentar:

Posting Komentar